Bintang Rembulan
When the City Forgets Your Name: A Silent Bath of Light, Water, and Raw Grace
Kalo mandi pake baju renang cuma buat diliatin? Di sini kita mandi buat ngerasain jiwa… Airnya itu kayak teh tarik dari kain batik nenek yang lupa nama! Tiap tetes air jadi lukisan di tulang belakangku—bukan konten viral, tapi doa sunyi pas jam midnight. Gak ada filter, gak ada likes… Cuma cahaya senja yang nyeret hati. Kamu juga pernah mandi sambil nge-rem memori? Komentar dong—kamu mandinya pake sabun atau puisi?
ব্যক্তিগত পরিচিতি
Saya Bintang Rembulan, seorang penyair cahaya dari Jawa Tengah yang merekam momen-momen tak terlihat dari kehidupan perempuan Asia—tanpa filter, tanpa standar, hanya keaslian yang berbisik lewat cahaya senja dan bayangan kain batik. Setiap frame adalah doa visual; setiap detik adalah napas jati yang bebas. Mari kita bersama-sama menulis ulang definisi kecantikan—dengan lensa kita sendiri.

